Assalamu'alaikum ..
Apa kabar readers? untuk postingan pertama ini, saya menuliskan kisah Fatimah Azzahra RA dan Gilingan gandum ..
baiklah, tanpa basa - basi, segera saja.. selamat membaca !
Fathimah az-zahra RA dan Gilingan Gandum
Suatu hari masuklah Rasulullah SAW menemui anandanya
Fathimah az-zahra RA. Didapatinya anandanya sedang menggiling “syair” (sejenis
padi-padian) dengan menggunakan sebuah penggilingan tangan dari batu sambil
menangis. Rasulullah SAW bertanya pada anandanya, "apa yang menyebabkan
engkau menangis wahai Fathimah?, semoga Allah SWT tidak menyebabkan matamu
menangis". Fathimah RA. berkata, "ayahanda, penggilingan dan
urusan-urusan rumahtanggalah yang menyebabkan ananda menangis". Lalu
duduklah Rasulullah SAW di sisi anandanya. Fathimah RA. melanjutkan
perkataannya, "ayahanda sudikah kiranya ayahanda meminta Sayidina Ali
(suaminya) mencarikan ananda seorang jariah untuk menolong ananda menggiling
gandum dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di rumah". Mendengar perkataan
anandanya ini maka bangunlah Rasulullah SAW mendekati penggilingan itu. Beliau
kemudian mengambil syair dengan tangannya yang diberkati lagi mulia dan
diletakkannya di dalam penggilingan tangan itu seraya diucapkannya
"Bismillaahirrahmaanirrahiim". Penggilingan tersebut berputar dengan
sendirinya dengan izin Allah SWT. Rasulullah SAW meletakkan syair ke dalam
penggilingan tangan itu untuk anandanya dengan tangannya sedangkan penggilingan
itu berputar dengan sendirinya seraya bertasbih kepada Allah SWT dalam berbagai
bahasa sehingga habislah butir-butir syair itu digilingnya.
Rasulullah SAW berkata kepada gilingan tersebut,
"berhentilah berputar dengan izin Allah SWT", maka penggilingan itu
berhenti berputar lalu penggilingan itu berkata-kata dengan izin Allah SWT yang
berkuasa menjadikan segala sesuatu dapat bertutur kata. Maka kata sang
penggilingan dalam bahasa Arab yang fasih: "ya Rasulullah SAW, demi Allah
Tuhan yang telah menjadikan baginda dengan kebenaran sebagai Nabi dan
Rasul-Nya, kalaulah baginda menyuruh hamba menggiling syair dari Masyriq dan
Maghrib pun niscaya hamba gilingkan semuanya. Sesungguhnya hamba telah
mendengar dalam kitab Allah SWT suatu ayat yang berbunyi : (artinya)
"Hai orang-orang
yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan
bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya para malaikat yang kasar, yang
keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang dititahkan-Nya kepada
mereka dan mereka mengerjakan apa yang dititahkan".
Maka hamba takut, ya Rasulullah kelak hamba menjadi batu
yang masuk ke dalam neraka. Rasulullah SAW kemudian bersabda kepada batu
penggilingan itu, "Bergembiralah karena engkau adalah salah satu dari batu
mahligai Fathimah az-zahra di dalam sorga". Maka bergembiralah
penggilingan batu itu mendengar berita itu kemudian diamlah ia.
Rasulullah SAW bersabda kepada anandanya, "jika
Allah SWT menghendaki wahai Fathimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan
sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki dituliskan-Nya untukmu
beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh Nya beberapa kesalahanmu dan diangkat-Nya
untukmu beberapa derajat.
Ya Fathimah, perempuan mana yang menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka Allah SWT menuliskan
untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat.
Ya Fathimah perempuan mana yang berkeringat ketika ia menggiling gandum untuk suaminya maka Allah SWT menjadikan antara dirinya dan
neraka tujuh buah parit sebagai penghalang.
Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyaki rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci
pakaian mereka maka Allah SWT akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar
dan memberi pakaian kepada seribu orang yang bertelanjang.
Ya Fathimah, perempuan mana yang menghalangi hajat tetangga-tetangganya maka Allah SWT akan
menghalanginya dari meminum air telaga Kautshar pada hari kiamat.
Ya Fathimah, yang
lebih utama dari itu semua adalah keridhaan suami terhadap istrinya.
Jikalau suamimu tidak ridha denganmu tidaklah akan aku do'akan kamu. Tidaklah
engkau ketahui wahai Fathimah bahwa ridha
suami itu ialah Ridha Allah SWT dan kemarahannya
itu ialah kemarahan Allah SWT?.
Ya Fathimah, apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya maka
beristighfarlah para malaikat untuknya dan Allah SWT akan mencatatkan
baginya tiap-tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan darinya seribu
kejahatan. Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan maka Allah SWT mencatatkan
untuknya pahala orang-orang yang berjihad pada jalan Allah yakni berperang
sabil. Apabila ia melahirkan anak maka keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti
keadaannya pada hari ibunya melahirkannya dan apabila ia meninggal tiadalah ia
meninggalkan dunia ini dalam keadaan berdosa sedikitpun, dan akan didapatinya
kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga, dan Allah SWT akan
mengkaruniakannya pahala seribu haji dan seribu umrah serta beristighfarlah
untuknya seribu malaikat hingga hari kiamat.
Ya Fathimah, Perempuan
mana yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas
serta niat yang benar maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya semua dan
Allah SWT akan memakaikannya sepersalinan pakaian yang hijau dan dicatatkan
untuknya dari setiap helai bulu dan rambut yang ada pada tubuhnya seribu
kebaikan dan dikaruniakan Allah untuknya seribu pahala haji dan umrah.
Ya Fathimah, perempuan mana yang tersenyum dihadapan suaminya maka Allah SWT akan memandangnya dengan pandangan rahmat.
Ya Fathimah perempuan mana yang menghamparkan hamparan
atau tempat untuk berbaring atau menata
rumah untuk suaminya dengan baik hati maka berserulah untuknya penyeru dari
langit (malaikat), "teruskanlah 'amalmu maka Allah SWT telah mengampunimu
akan sesuatu yang telah lalu dari dosamu dan sesuatu yang akan datang".
Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyak-kan rambut
suaminya dan janggutnya dan memotongkan kumisnya serta menggunting kukunya maka
Allah SWT akan memberinya minuman dari sungai-sungai sorga dan Allah SWT akan
meringankan sakarotulmaut-nya, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah
taman dari taman-taman sorga seta Allah SWT akan menyelamatkannya dari api
neraka dan selamatlah ia melintas di atas titian Shirat".
Semoga bermanfaat ..
Wassalam :)
Semoga bermanfaat ..
Wassalam :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar